Home » Artikel » Menara Kudus

Menara Kudus

Nov
15
2017
by : admin . Posted in : Artikel

 

Menara Kudus merupakan Simbol Arsitektur Kudus Yang sangat populer, untuk membuat bangunan yang populer, nyaman, dan asri Hubungi Rumahku Hijau Arsitek

Menara Kudus

Menara Kudus merupakan bangunan bersejarah yang dibangun pada masa Sunan Kudus Pada Tahun 1549 , dan kini menjadi bangunan yang menjadi ciri khas kota kudus, Menara Kudus ini mempunyai ciri khas Arsitektur yang menggabungkan antara Arsitektur Jawa & Agama Hindu, karena pada masa perkembangannya agama hindu yang sangat dominan di kota ini.

Bentuk Bangunan menara Kudus mirip candi dengan bentuk bangunan berundag dan relief yang menghiasi sekeliling menara, selain itu juga, pintu gerbang masuk ke area masjiid memiliki bentuk yang serupa dengan gapura tempat peribadahan Umat Hindu, Gapura inilah oleh penduduk setempat di juluki “Lawang Kembar” .
penggunaan Material bata ekspos tanpa perekat semen menguatkan ciri arsitektur hindu pada menara ini, teknologi yang digunakan untuk merekatkan bata pada saat itu menggunakan air tetes tebu, dan memang dikarenakan pada saat itu belum ada semen.

Menara Kudus ini memiliki tinggi sekitar 18 m dan didalamya terdapat tangga dari kayu jati untuk naik ke atas menara, pada saat-saat tertentu seperti pada tanggal 1 Muharram ada seorang yang menabuh bedug yang ada di puncak menara. Dinding pada Menara Kudus ini di hiasi dengan piring keramik berwarna biru berjumlah 32 buah sebagai ornamen yang mengelilingi Menara, Permainan dinding bata yang maju mundur dengan keterbatasan tenologi pada saat itu menunjukkan sudah tingginya tingkat pemikiran dan tingkat seni orang-orang pada saat itu, dan memang penyebaran agama islam pada saat itu di jawa, Khususnya di Kudus salah satunya dari bidang seni.

Pada bagian paling atas Menara, terdapat atap berbentuk Tajug yang disangga empat buah tiang juga disebut sebagai Saka Guru, hal ini mencerminkan Arsitektur jawa yang begitu kental, atap tajug ini menggunakan kayu jati yang di ekspos sehingga menguatkan arsitektur tradisional jawanya.

Disamping Menara Kudus ini ada Masjid yang dikenal sebagai Masjid Al-Manar, masjid yang batu pertamanya menggunakan batu dari baitul Maqdis dari palestina ini disebut  juga Masjid Al-Aqso, Di komplek Masjid juga terdapat pancuran untuk wudhu yang berjumlah delapan buah. Di atas pancuran itu diletakkan arca. Jumlah delapan pancuran, konon mengadaptasi keyakinan Buddha, yakni ‘Delapan Jalan Kebenaran’ atau Asta Sanghika Marga.

By : Maulana Arifuddin & Team

Be Sociable, Share!

Mau berlangganan artikel ? masukan nama dan email anda

Leave a Reply

RUMAHKUHIJAU ARSITEK
RUKO GRAND CENTRAL BTP TAMALANREA. BLOK M, NO B4 MAKASSAR
Phone 081325055687 & 081524501518
Copyright © 2012