Home » Artikel » Sekilas tentang Frank Lloyd Wright

Sekilas tentang Frank Lloyd Wright

Nov
21
2017
by : admin . Posted in : Artikel

  Frank Lloyd Wright

falling water-frank lloyd wright

falling water           

Perkembangan Arsitektur sejalan dengan perkembangan budaya, pola pikir dan pola hidup suatu masyarakat pada umumnya,khususnya dalam seni, keindahan dan teknologi.Dalam Pandangan arsitektur modern terjadi perubahan dalam pola dan konsep keindahan arsitektur dari masa sebelumnya.Salah satu tokoh yang termasuk didalam tokoh-tokoh Arsitektur modern adalah Frank Lloyd Wright dimana intinya di berpendapat bahwa Arsitektur merupakan penghubung antara manusia dengan lingkungan.

mind set pemikiran dari Frank Lloyd Wright ini terbentuk ketika dia berumur Sepuluh tahun, ketika itu ia dikirim oleh ibunya untuk bekerja musim panas dipertanian milik pamannya didekat spring Green. Masa ini berpengaruh dalam karirnya sebagai arsitek, dalam hal kesatuan antara manusia dan alam dalam pengaturan timbale balik dari suatu kelangsungan proses kehidupan. Dari situ Frank Lloyd Wright menydari bahwa arsitektur bukanlah suatu refleksi atau hiasan dari kehidupan, tetapi merupakan elemen kehidupan yang aktif dalam ”Arsitektur organis “

Wright menyimpulkan, bahwa kehidupan manusia merupakan bagian dari alam secara keseluruhan dan arsitektur adalah bagian organic dari kehidupan manusia, dihasilkan manusia sebagai reaksi dari kehidupannya. Adapun ciri-ciri / karakter dari Arsitektur Organik yang dipakai Frank Lloyd Wright dalam perancangannya yaitu :

– Berkembang dari dalam ke luar, harmonis terhadap sekitarnya  dan tidak dapat dipakai begitu saja.

– Pembangunan konstruksinya timbul sesuai dengan bahan-bahan alami apa adanya (kayu sebagai kayu, batu sebagai batu, dll).

– Elemen-elemen bangunannya bersifat terpusat (integral).

– Mencerminkan waktu, massa, tempat dan tujuan.

Secara asli dalam arsitektur istilah organik berarti sebagian untuk keseluruhan,  keseluruhan untuk sebagian pengalaman arsitektur pertama didapat Frank Lloyd Wright ketika pamannya yang juga seorang pendeta meminta J.Lyman Silsbee seorang arsitek merancang sebuah gereja, dimana proses perancangan hingga pembangunan diikutinya.

Pada Usia delapan belas tahun Frank Lloyd Wright pindah ke Chicago, mencoba bekerja magang sebagai arsitek pada Studio Sullivan-Adler, menjadi juru gambar antara lain dalam perancangan Chicago Auditorium. Sambil bekerja pada biro konsultan arsitektur Wright mencoba membuka kantornya sendiri pada tahun 1893, dan menjadi titik awal dari kariernya yang luar biasa sebagai arsitek.

Salah satu karya dari Wright yang melegenda sampai sekarang adalah “Kaufmann House, Pensylvania “ atau lebih dikenal dengan Falling water. Rumah ini merupakan penerapan Teori Organiknya Wright dalam sebuah perancangan, konsep dari rumah ini yaitu menyatu dengan alam. mula-mula dirancang untuk rumah peristirahatan pribadi, tetapi kemudian hingga saat ini dibuka untuk umum. Frank Lloyd Wright membuat ruang keluarga menjorok dan melayang diatas air terjun dari aliran air sungai dibukit kecil bernama bear run.

Keadaan demikian membuat bangunan ini dinamakan “Falling water house“ dimana suara gemericik air tidak pernah berhenti menjadi bagian dari pemasukan unsur alam ke dalam ruang-ruang sebagai “ musik alami “. bangunan yang menyatu dengan lingkungan sekitar ini menjadi pemandangan unik, seolah orang yang tinggal didalamnya tidak tinggal disebuah rumah, melainkan tinggal dialam terbuka dengan sekat masif yang memisahkannya.

Be Sociable, Share!

Mau berlangganan artikel ? masukan nama dan email anda

Leave a Reply

RUMAHKUHIJAU ARSITEK
RUKO GRAND CENTRAL BTP TAMALANREA. BLOK M, NO B4 MAKASSAR
Phone 081325055687 & 081524501518
Copyright © 2012